Kisah Ketakutan KunangKunang Pada Malam

Kunangkunang memiliki tubuh yang sangat kecil, dan ia punya ketakutan yang sangat besar terhadap malam. Mereka selalu memohon kepada Peri Bulan agar rembulan selalu bersinar terang setiap malamnya. Cahaya bintang tidak selalu cukup untuk mengusir ketakutan karena gelapnya malam. Sayangnya, bulan punya masa sendiri untuk bersinar. Dan ada kalanya rembulan tidak menampakkan sinarnya. Saat itu semua terjadi, kunangkunang menjadi sedih. Meringkuk dan ketakutan. Oh, kasihan.

Waktu terus berjalan, dan kunangkunang masih dihantui ketakutan pada malam. Akhirnya mereka memutuskan untuk menghadap Peri Bulan demi mendapatkan pertolongan.

“Wahai Peri Bulan yang baik hati,” ucap pemimpin Kunangkunang. “Kami sangat takut dengan malam. Setiap hari kami selalu sedih jika hari sudah mulai gelap. Kesedihan itu akan hilang Jika bulan bersinar terang. Untuk itu, kami mohon bgar engkau menjadikan bulan bersinar setiap hari agar ketakutan kami sirna. Kabulkanlah”

Peri Bulan tidak segera memberikan jawaban. Lama ia termenung, la merasa kasihan kepada kunangkunang. Namun, permintaan mereka terlalu sulit untuk dipenuhi. Bagaimanapun, perputaran bulan sangat penting bagi bumi, iika permintaan kunangkunang dikabulkan, pasti akan terjadi hal yang buruk.

“Wahai para kunangkunang, permohonan kalian tak mungkin kukabulkan. Bulan harus berputar mengelilingi bumi, ia tidak bisa berdiam diri di tempat seperti yang kalian inginkan.”

Kunangkunang tertunduk sedih mendengar keputusan Peri Bulan.

“Tapi, aku akan memberikan sesuatu yang jauh lebih baik. Sebuah cahaya akan memancar dari tubuh kalian ketika hari sudah semakin gelap, itu akan membuat kalian tetap merasa aman. Sekarang pulanglah. Semua akan lebih baik setelah ini,” tukas Peri Bulan.

Maka pulanglah para kunangkunang. Mereka sangat puas dan tidak lagi takut akan gelap malam. Cahaya dari tubuh mereka sangat membantu. Namun, rembulan masih selalu menjadi hal yang terbaik saat malam tiba. Kunangkunang akan selalu suka dengan cahaya bulan walaupun cahaya mereka juga sama indahnya dengan cahaya bulan.

Baca Juga :  Burung Beo Yang Suka Meniru

Pesan Moral : Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Tinggal bagaimana kita menyikapi masalah itu dengan baik atau tidak.