Kisah “Allah Tidak Akan Meninggalkanmu”

Ketika suamiku tercinta berumur 35 tahun, pada hari-hari tertentu dalam setahun beliau biasa menghabiskan waktu dengan menyepi dan merenungkan penciptaan dunia serta arti kehidupan di dunia ini. Aku sangat menghargai apa yang dilakukannya. Bahkan ketika beliau pergi ke Gua Hira di luar Mekkah agar bisa mendapatkan waktu untuk merenung, aku biasa menyiapkan makanan untuk beliau bawa ke sana.

Tahun itu putri bungsu kami Fatimah lahir. Kali ini suamiku berada di Gua Hira terlalu lama. Hampir dalam sepanjang bulan Ramadhan ia berada di sana. Dari waktu ke waktu aku mengirim pembantuku untuk melihat keadaan beliau. Para pembantu itu memberitahuku beliau baik-baik saja, tapi aku tetap mengkhawatirkan kesehatan dan kenyamanannya.

Suatu pagi aku kembali khawatir. Ini karena kali ini suamiku muncul di pintu dengan, wajah pucat pasi tanpa memberikan penjelasan apa pun, beliau pergi ke tempat tidur dan memintaku menyelimutinya. Setelah tidur beberapa saat, beliau bercerita kepadaku tentang apa yang sudah dialaminya.

Ketika tengah duduk tenang di gua, tiba-tiba beliau mendengar suara yang memberikan perintah kepadanya: “Bacalah.” Beliau sangat ketakutan hingga merasa ngeri. Tak ada siapa pun yang bisa meredakan ketakutannya. Kemudian, beliau mendengar suara yang sama dua kali lagi. Sesuatu mencengkeramnya dengan kuat, lalu melepaskannya. Akhirnya, suamiku berkata, “Aku tidak bisa membaca.” Pemilik suara itu berkata, “Aku Malaikat Jibril. Allah telah memilihmu menjadi nabi!” Kemudian malaikat itu menyampaikan ayat-ayat pertama dari Allah kepada beliau.

Setelah menceritakan semua ini kepadaku, suamiku yang luar biasa itu berkata, “Khadijah, apa yang terjadi denganku?” dengan nada khawatir dan takut.

Kekhawatiranku lenyap sudah. Aku percaya suamiku adalah nabi yang dinanti-nanti. Putra pamanku, Waraqah, adalah orang yang berilmu. Ia telah membaca kitab-kitab suci yang sudah Allah turunkan kepada Nabi Isa as. dan Nabi Musa as. Suatu ketika aku pernah mendengarnya berkata, “Allah akan mengirimkan nabi terakhir kepada manusia dan kedatangannya sudah sangat dekat.” Kejadian ini tepat seperti apa yang Waraqah katakan kepada kami.

Baca Juga :  Allah Akan Melindungi Kami

Aku menatap mata suamiku dan sambil tersenyum berkata, “Jangan takut. Allah tidak akan meninggalkanmu! Aku yakin engkau adalah nabi terakhir yang Allah kirimkan kepada manusia. Allah tidak akan meninggalkan orang sepertimu, yang selalu melakukan kebaikan untuk manusia.”