Venomous Snake and Eagle

Venomous Snake and Eagle

A poisonous snake managed to surprise and wrap itself around an eagle that perched on a tree. The Hawk, who could not peck with his beak or scratch the Snake with his claws, rose high into the sky and tried to release the snake’s twist. But the Snake wrapped around it even faster and slowly, the stifled Eagle flew back down to the ground.

One villager who saw this battle, had mercy on the Eagle, and he quickly helped the Eagle, releasing the snake’s windings so that the Eagle could be freed.

The venomous snake that had been wrapped around the eagle became very angry, and because the snake had no chance of pecking at the person, the snake pecked at the drinking water container at the waist of the villagers, while removing it from its sharp fangs into the drinking water container.

Villagers who are not aware of the actions of the Snake, continue their journey to go home. When he felt thirsty on the way, the villager stopped at a spring that he found and filled his water container with water. It was then that a large flapping of wings could be heard snatching down, and the eagle who had been rescued by this villager, took his safe drinking water container, then brought the place where the water flew away to be hidden in a place no one would ever find.

Good deeds will get good rewards.

About The Author

Ular Berbisa dan Burung Elang

Ular Berbisa dan Burung Elang

Seekor ular berbisa, berhasil mengejutkan dan melilitkan dirinya pada seekor burung elang yang hinggap di pohon. Sang Elang yang tidak bisa mematuk dengan paruhnya ataupun mencakar sang Ular dengan cakarnya, naik terbang tinggi ke angkasa dan berusaha melepaskan lilitan ular tersebut. Tetapi sang Ular melilitnya makin kencang dan perlahan-lahan, sang Elang yang tercekik, kembali terbang turun ke permukaan tanah.

Satu orang desa yang melihat pertarungan ini, menaruh belas kasihan kepada sang Elang, dan dengan cepat ia menolong sang Elang, melepaskan lilitan ular hingga sang Elang dapat terbebas.

Ular berbisa yang tadinya melilit sang Elang menjadi sangat marah, dan karena sang Ular tidak memiliki kesempatan mematuk orang itu, sang Ular mematuk tempat air minum yang berada di pinggang warga desa tersebut, sambil mengeluarkan bisa dari taringnya yang tajam kedalam tempat air minum.

Orang desa yang tidak menyadari perbuatan sang Ular, melanjutkan perjalanannya untuk pulang ke rumah. Saat dia merasa kehausan di perjalanan, orang desa tersebut singgah pada sebuah sumber mata air yang ditemuinya dan mengisi tempat air minumnya dengan air. Saat itulah kepakan sayap yang besar terdengar turun menyambar, dan sang Elang yang tadi diselamatkan oleh orang desa ini, mengambil tempat air minum penyelamatnya, lalu membawa tempat air itu terbang jauh untuk disembunyikan di tempat yang tidak akan pernah ditemukan orang.

Perbuatan baik akan mendapatkan balasan yang baik.

About The Author

Translate »